Senin, 13 Juni 2011

masih banyak yg lebih lapar

"Makanan apa ini?? ah gak enak ,,,let's move,,,pindah ke resto yg lain" , Sebegitu tak terimanya pemuda itu dgn makanan yg kelewat asin dikit, sampai2 makanan yg harganya setara 10kg beras paling enak itu terbiarkan melongo melihat pemuda itu enyah dr lahap santapnya. hmmmm bro n sist perlukah sampai sebegitunya ketika kita dihadapkan pd kondisi yg sama???

padahal kalo kita coba tengok saudara kta yg terkapar dalam terik panas, antri di rentetan pengungsi, tergerus rasa lapar yg seminggu tak melihat nasi, yg bagi mereka membayangkan bentuk nasi aja sulit, mungkin sesulit perhitungan genetik di mata kuliah yg aku harus dalami sampai 2 kali ini, yupz genetika huhuu* wooo malah curcol,,,wkwkwkwk

oke bro n sist...kalo boleh aku katakan mungkin pemuda yg tadi itu, yg dgn sengajanya membuang makanan itu, yg aku sendiri pengen nendang itu, belum pernah menyitir atau malah mungkin menyentuh tulisan ttg konsep nikmat, nikmat yg tak terkira dalam kehidupan ini, dan dalam pikiran jelekku, mungkin dalam pikiran jelek bro n sist semua pemuda ini tak pernah melafadz ayat "fabiayyi alai robikuma tukadziban" hmm nikmat mana lagi yg kau dustakan?? sungguh ingin ku lempar pemuda itu, ku tendang dengan pinjaman kaki bambang pamungkas, ku tinju dgn pinjaman tangan mike tyson, dan ku tabrak pakai motor GP pinjaman dr Valentino Rossy, biar dia melesat, terlempar jauh sampai ke negara etiopia sana, biar dia merasakan sengatnya terik surya, dgn perut kosong melompong, tenggorokan kering kerontang dan tubuh yg lunglai bahkan terasa berat hanya utk sekedar menyangga kepala,,,heerrrrr hozz hozz

bro n sist,,,,mari kita berfikir 5 menit saja, makanan apa saja yg tak pernah memuaskan nafsu ku, nafsumu dan nafsu bro n sist semua?? tiap hari kita masih melihat nasi, melahap hangatnya kudapan, menyicip pedasnya sambal terasi khas pesisir utara, menikmat tetesan juz dan buah segar yg tak hentinya membasahi tenggorokan kita....nikmat bro, mantap sist,,,!!! tapi itu semua tak pernah dirasa oleh saudara kita yg ada diseberang sana, yg mereka hanya bernafas utk memperpanjang hidup, tak terfikir lg nikmatnya itu semua karena mereka memang sduah tak mampu membayang itu semua, sulit bro,,,tak mudah sist bagi mereka ,,,,sweer aku berani bertaruh rumah tetanggaku,,lhoh!!

bro n sist,,,,tak habis kalo kita hanya membayang dan memikir itu semua, okelah saatnya kita kembalikan ke hati kita masing2,,,hatiku, hatimu, dan hati bro n sist semua, mari kita mensyukui apa yg telah diberikan oleh Tuhan, semua ini adalah nikmat, walo sebutir nasi yg aku, kamu dan kalian semua jumpai hari ini, tp itulah nikmt, itulah rizki, itu lah anugrah Tuhan yg kita tak mampu membuatnya, karena kita hanya mampu menemukannya. mari kita bersyukur bersama, minimal ucaplah kata syukur dan berucap "alhamdulillah 'ala kulli nikmat"....

bro n sist,,,semoga Tuhan tak menghentikan nikmatnya padaku, padamu dan pada bro n sist semua, karena fatal kuadrat akibatnya kalau itu sempat Tuhan lakukan,,,,
renungkan saja"fabiayyi alai rabbikuma tukadziban".....itu tanya Allah padaku, padamu, dan pada bro n sist semua.


2 jumadil awal
kang mishbah
faperta, kampus hijau, kataku

sakit itu nikmat

SAKIT. yupz, sakit selalu kita erang-erang kan sebagai sebuah ketidak adilan Tuhan terhadap diri kita. Kadang, mungkin sering, kita menganggap sakit sebagai cobaan yg maha berat, maha dahsyat, dan maha-maha mengerikan utk kita jalani. kalo di fikir-fikir iya juga sih,,,,tapi, tapi nih ya, coba deh renungkan sejenak, eh kelamaan kalo harus sejenak, coba renungkan semenit aja, he'em semenit aja ttg nikmat sakit yg GAK slalu di berikan Allah pada kita:-)

Tau nikmatnya sakit???
sadar kenapa Tuhan mencipta sakit??
atau bahkan kita gak terima kenapa Tuhan yg maha berkehendak meng-iya-kan sakit pd tbuh kita??

heemmm, sulit ya meng-eja nikmat Tuhan, padahal Tuhan gak pernah mikir lho ketika memberikan nikmatNya pada kita. Oleh karena itu bro n sist kita kadang perlu sesekali menundukkan kepala, membaca keadaan diri kita, menerawang kehebatan sang pencipta atas diri kita, dan yg paling perlu juga slalu inget kita dikendalkan oleh dzat yg maha bijaksana, yg sudah faham NASIB kita, yg tak mungkin menjerumuskan kita, yg kita sendiri kadang tak mampu memahami kebijakan2nya. Yah, namanya juga kita, manusia :-D

Bro,,,sist,,, nikmati aja ya akan ketetapan Tuhan, rencana2 Tuhan, skenario2 Tuhan, dan perjalanan kita yg dikendalikan oleh Tuhan, lagian kita gak bayar kok kalo hanya utk bersyukur dan menikmati prosesNya. Tuhan gak pernah pasang tarif oksigen per sedotan hidung kita, Tuhan gak pernah minta tagihan air yg kita gunakan utk membasahi selasar tenggorokan kita, dan Tuhan pun dengan senangnya membiarkan kita merusak fasilitas2 super ekslusif ini.

Sulit ya mas bro dan mbak sist ??? hemm kl masih sulit gampang deh, sekarang ambil aja tu jepitan jemuran, taruh kehidung kita slama 15 menit aja, atao mulai sekarang gak usah deh yg namanya minum air, atau dari detik ini pejamkan deh mata bro n sist semua, ntar juga bro n sist tau betapa maha besar hebatnya nikmat yg Tuhan berikan pada kita, kalau masih belum bisa, itu kabar buruk bagi aku, kamu, dan kalian bro n sist,,,yah karena selama ini bro n sist telah meletakkan batu yg amat sangat maha dahsyat kerasnya didalam tubuh , dironngga dada pas nya, tepat skali bro n sist,,,,batu keras itu sering kita sebut HATI

Semoga menjadi pefikir akan semua batu2 yg aku, kamu dan kalian mungkin telah lama menggendongnya, NA'UDZUBILLAH

faperta, kampus ijo, kataku.
29 MARET 2011
AKU, kang Mishbah